Khasiat 3 Jenis Tanaman Obat Penyakit Hiv Aids

Ketahuilah, Virus HIV AIDS Bisa DiTumpas dengan Tumbuhan Tradisional Berkhasiat Ini !

obat hiv aids dari buah delima merah

Khasiat 3 jenis Tanaman obat Penyakit Hiv Aids. Selama ini, HIV AIDS memang diketahui sebagai salah satu penyakit mematikan dan mengerikan sehingga banyak di takuti oleh semua orang. Dikarenakan, para pengidapnya seringkali berujung pada kematian, yang di akibatkan oleh ganasnya virus dari penyakit ini yang menjangkiti tubuh manusia tanpa pernah mendapatkan pengobatan ataupun konsumsi obat hiv aids akibat ketidaktahuan  bahwa dirinya telah terserang virus ini sebelumnya .

HIV AIDS ini terdiri dari 2 kata yakni HIV dan AIDS. Yang mana ke-2 kata tersebut mempunyai arti yang saling mempunyai keterlibatan satu sama lain. HIV itu adalah “Human Immunodeficiency Virus”, yang merupakan salah satu jenis virus yang dapat mengenai dan merusak sistem daya tahan tubuh seseorang, sehingga seseorang yang sudah terserang oleh HIV tidak akan mampu bertahan dengan berbagai macam penyakit yang menjangkiti tubuhnya. Dan jika sistem daya tahan tubuh orang yang terinfeksi HIV sudah rusak atau melemah, maka berbagai macam penyakit bisa dengan mudah menjangkiti tubuh orang tersebut, dan itulah yang disebut dengan AIDS.

AIDS adalah kependekan kata dari “Acquired Immune Deficiency Syndrome”, yaitu merupakan salah satu penyakit yang muncul akibat HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang berkembang biak di dalam tubuh manusia, yang dimana HIV ini mengenai sel darah putih (sel CD4) sehingga menyebabkan kerusakan pada sistem daya tahan tubuh, sehingga pengidapnya rentan terserang oleh beragam jenis penyakit. Pada umumnya penderita penyakit ini sering disebut juga dengan ODHA yang mana diberikan obat hiv aids yang dikenal sebagai ARV (antiretroviral), namun obat ini hanya untuk mempertahankan kadar sel CD4 tetap tinggi.

Bagaimana HIV AIDS ini Dapat Ditularkan ?

  • Melalui transfusi darah dengan pengidap HIV AIDS.
  • Melalui hubungan intim yang tak wajar.
  • Pemakaian jarum suntik bersamaan dengan pengidap HIV AIDS.
  • Ibu (dengan HIV AIDS positif) yang sedang menyusui bayinya.

Mengenal Gejala HIV AIDS

Gejala HIV Tahap Primer / Akut

Ada sebagian besar orang yang tidak mempunyai gejala apa-apa sesudah  terserang oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus), sementara sebagian lainnya mempunyai gejala HIV yang serupa dengan flu yang terjadi selama 1 atau 2 bulan sesudah virus masuk kedalam tubuh. Dan pada tahapan ini, disebut dengan infeksi HIV primer / akut (yang bisa berlangsung terjadi selama beberapa minggu). Berikut ini adalah gejala HIV primer / akut, yang meliputi :

  • Sakit di kepala.
  • Demam / panas & menggigil.
  • Sakit tenggorokan.
  • Nyeri pada otot.
  • Sariawan yang terjadi pada mulut / alat kelamin.
  • Nyeri pada bagian sendi.
  • Berkeringat dimalam hari.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (terutama yang terjadi di bagian leher).

Walaupun gejala HIV primer / akut ini terbilang sangat ringan, akan tetapi virus yang berada di dalam aliran darah (viral load) itu berjumlah sangat banyak. Sebagai salah satu dampaknya, infeksi HIV ini akan menjalar lebih efektif selama pada infeksi primer / akut ketimbang selama pada fase selanjutnya.

Biasanya gejala HIV primer / akut ini akan hilang dengan sendirinya dalam kurun beberapa minggu, tetapi virus akan tetap eksis di dalam tubuh.

Gejala HIV Tahap Laten
Sesudah infeksi awal, kemungkinan seseorang tidak mempunyai gejala apa-apa. Yang mana hal ini disebut dengan tahap laten. Dan pada beberapa orang, pembesaran kelenjar getah bening akan terus terjadi selama tahap laten ini. Apabila tidak, maka tidak akan ada ciri-ciri & gejala khusus yang muncul. Perkembangan penyakit ini cukup beragam antar individu, yang mana keadaan ini bisa terus terjadi dari beberapa bulan hingga lebih dari sepuluh tahun.

Selama dalam tahapan ini, virus akan terus berkembang biak dengan aktif dan menyerang dan membunuh sel-sel sistem daya tahan (imunitas) tubuh. Yang padahal sistem daya tahan tubuh itu fungsinya untuk menangkal virus, bakteri dan pemicu infeksi lainnya.
Yang mana sel-sel sistem daya tahan tubuh yang di jangkiti oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah sel-sel yang merupakan pejuang infeksi primer, yang disebut dengan CD4+ / sel T4.

Gejala Awal Infeksi HIV
Dengan melemahnya sistem daya tahan tubuh, maka seseorang yang sudah terkena infeksi HIV ini bisa mengembangkan gejala dibawah ini :

  • Mengalami penurunan berat badan.
  • Demam, selalu mengeluarkan keringat.
  • Sering mengalami infeksi jamur.
  • Sering terjadi ruam pada kulit, kulit terkelupas.
  • Kehilangan memori sesaat.
  • Infeksi herpes yang terjadi pada mulut, genital atau juga anus.
  • Lalu berkembang menjadi AIDS.

Apabila tidak dengan segera mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat, maka biasanya HIV ini akan menjadi AIDS dalam kurun waktu sepuluh tahun. Ketika AIDS berkembang dan sistem daya tahan tubuh sudah rusak parah, maka seseorang akan dengan mudah terserang infeksi.

Gejala AIDS
AIDS tergolong pada semua orang dengan infeksi HIV yang mempunyai kurang dari 200 sel CD4+ per mikroliter darah. Keterangan ini juga meliputi 26 keadaan penyakit yang umum pada penyakit HIV tahap lanjut, namun yang jarang di alami oleh orang sehat. Artinya bahwa orang yang terserang oleh HIV akibat sistem daya tahan tubuhnya lemah, maka orang tersebut akan rentan untuk terjangkit infeksi baik oleh virus, bakteri, jamur, parasit ataupun organisme lainnya. Jadi, yang menjadi gejala & kepedihan itu ialah infeksi yang menjangkiti, bukan penyakit AIDS itu sendiri.

Seperti yang di uraikan berikut ini adalah gejala AIDS yang timbul, antara lain :

  • Mengeluarkan banyak keringat pada malam hari.
  • Menggigil, demam tinggi yang terjadi selama beberapa minggu.
  • Mengalami kesusahan / terasa sakit ketika menelan.
  • Napas terasa sesak.
  • Mengalami diare kronis.
  • Terdapat bintik-bintik putih.
  • Sering terjadi lesi yang tidak biasa pada lidah / mulut (sariawan).
  • Terasa sakit di bagian kepala.
  • Merasakan terus-menerus kecapean.
  • Menurunnya berat badan secara drastis.
  • Gangguan penglihatan (pandangan kabur).
  • Ruam pada kulit / terdapat benjolan.

Bisa dikatakan juga kalau orang yang mengidap AIDS akan dapat dengan mudah untuk terserang beragam macam penyakit kanker seperti kanker pembuluh darah kulit (sarkoma kaposi), kanker serviks, dan juga kanker sistem imunitas yang disebut limfoma.

Apabila Anda merasakan adanya gejala-gejala atau tahap-tahap berkembangnya virus HIV menjadi AIDS seperti yang telah di uraikan di atas, apalagi bila tergolong yang beresiko maka cepatlah kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan agar mendapat kepastian pengobatan hiv.

Obat HIV AIDS dari Tanaman Herbal Berkhasiat

Bagi Anda yang sudah terserang, tidak perlu merasa panik dan khawatir dikarnakan obat hiv aids telah ditemukan berdasarkan beberapa hasil study dan penelitian yang akan dijelaskan di bawah ini. Ada beberapa macam tanaman obat hiv aids yang berkhasiat dapat membantu mengobati penyakit mematikan yang Anda idap, di antaranya :

khasiat kulit buah manggis untuk pengobatan

  1. Manfaat Buah Manggis Sebagai obat herbal hiv
    Untuk menghitung kandungan zat antioksidan yang terdapat didalam suatu makanan atau suplemen maka digunakan besaran ORAC, (Oxygen Radical Absorbance Capacity). Dan berbagai penelitian dari independen mengabarkan bahwa buah manggis mempunyai kandungan ORAC paling banyak. Manggis merupakan salah satu macam buah tropis yang mempunyai kemampuan untuk mengobati 75 jenis penyakit tercakup penyakit HIV AIDS. Hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan Vlietinck pada tahun 1998, menguatkan penelitian yang pada sebelumnya dilakukan di Cina yang juga mengabarkan bahwa obat herbal hiv dari ekstrak kulit manggis mempunyai kemampuan dalam menangkal HIV-1 Protease yang dapat mempengaruhi replikasi HIV. Selain itu, sudah di buktikan pula bahwa ekstrak buah manggis telah sukses menyembuhkan banyak pengidap penyakit HIV AIDS. Dr. Ir. Raffi Paramawati, M. Si, dari balai besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, mengatakan bahwa semua jenis buah-buahan itu mengandung zat antioksidan, terutama manggis yang sudah di buktikan mempunyai kandungan antioksidan tertinggi yang mampu menyembuhkan beragam macam penyakit. Sebagaimana yang sudah sangat di yakinkan oleh seorang konsultan kesehatan penyakit HIV AIDS bahwa ekstrak kulit manggis sudah menolong 88 nyawa pengidap HIV, yang mana 9 diantaranya telah masuk tahap stadium akhir AIDS. Dan kesaksian yang sama juga di kabarkan oleh seorang therapist herbal yang melakukan praktik di Bali menegaskan bahwa obat penyakit hiv dengan ekstrak kulit manggis mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan penyakit HIV AIDS.
  2. Buah Delima Merah Untuk Pengobatan Hiv Aids
    Menurut para pakar kesehatan, delima itu merupakan buah yang bermula dari Timur Tengah especially Irak dan Iran yang beriklim subtropis. Lalu, tanaman ini beredar ke negara-negara tropis, termasuk di Indonesia ini. Buah delima ini cukup beragam, ada yang berwarna putih, merah dan juga ungu, tetapi yang kerap di gunakan dan di manfaatkan sebagai bahan pembuatan obat-obatan ialah delima merah. Delima merupakan buah yang di perkaya akan kandungan vitamin dan mineral. Dr. Jack Pradono Handojo, MHA menunjukkan bahwa buah delima ini mengandung banyak mineral seperti alkaloid, granatin, kalsium, ursolic acid, pelletierrene, triterpenoid dan lain sebagainya. Tak hanya itu, kulit, kayu dan akar delima ini mengandung metil pelletierine, alkaloid pelletierine, isopelletierine, metilisopelletierine dan sebagainnya. Sedangkan buahnya, mengandung tanin, kalsium, alkaloid, sulfur, oksalat, lemak, peroksidase dll. Seluruh bagian dari tanaman delima mempunyai banyak khasiat dan manfaat yang amat penting untuk tubuh manusia, seperti buah delima ini salah satunya. Buah delima ini di percayai mempunyai kemampuan dalam mengatasi sekaligus menyembuhkan beragam macam penyakit diantaranya seperti diare kronis, wasir, nyeri lambung, radang tenggorokan, keputihan dan sakit perut akibat cacing. Namun, keampuhan khasiat obat hiv yang di miliki buah delima tidak cuma sampai disitu, seperti hasil dari sebuah penelitian yang di lakukan oleh Ronald. R. Watson dan Jeomin Lee asal Arizona, Amerika Serikat terungkap bahwa pada saat orang yang ketularan HIV dan AIDS atau yang disebut juga “Orang dengan HIV AIDS (ODHA), mengkonsumsi buah delima, terjadi efek anti-bakteri & antiviral di dalam tubuhnya sehingga sistem daya tahan tubuhnya meningkat dengan drastis. Dan virus HIV-1 yang terdapat di dalam tubuhnya terbasmi. Selain mampu membasmi virus HIV, buah delima ini juga mempunyai kemampuan dalam mengendalikan virus Polio & Herpes Sinplex. Selain dari pada itu, ada juga hasil dari penelitian lain yang telah membuktikan kalau buah delima itu juga mempunyai manfaat yang sangat bagus untuk menjaga serta untuk pencegahan penyakit jantung koroner & meruntuhkan lemak yang tertumpuk di dalam tubuh. Yang mana kesimpulan itu di peroleh sesudah di adakan sebuah penelitian & percobaan kepada beberapa ekor tikus gemuk. Dimana, lemak yang terdapat dalam tubuh tikus gemuk itu berkurang dan tikus tersebut pun tampak lebih sehat sehabis mengkonsumsi buah delima.
  3. Khasiat Tumbuhan Zaitun Sebagai Obat Hiv Aids
    Zaitun (Olea europaea), merupakan salah satu tanaman hijau abadi yang rupanya mempunyai khasiat dan manfaat yang begitu melimpah untuk tubuh. Selama ini, zaitun memang lebih banyak di gunakan dan di manfaatkan dalam bentuk olahan minyak, walaupun sebenarnya buah zaitun ini bisa di makan secara langsung dalam berupa buah segar. Namun, pada kesempatan kali ini, saya akan membahas khasiat dan manfaat dari ekstrak zaitun yang lebih di kenal sebagai minyak zaitun. Salah satu khasiat minyak zaitun yang sangat tidak tersangka ialah sebagai obat hiv aids dengan kemampuannya dalam mencegah HIV agar tidak menyebar. Sebagaimana yang telah di temui oleh para peneliti Spanyol dari Carlos III Institute, bahwa di dalam minyak zaitun terkandung senyawa baru yang berupa hidroksitirosol. Yang mana molekul tersebut mempunyai sifat anti-virus dan anti-inflamasi yang mampu berperan sebagai mikrobisida untuk menurunkan penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV), pemicu penyakit AIDS. Hidroksitirosol di temui dalam konsentrasi tinggi pada daun zaitun dan dalam total kecil pada minyak zaitun extra virgin. Gabungan senyawa ini dengan senyawa fenolik lainnya memunculkan rasa pahit pada buah dan minyak zaitun. Selain itu, ada juga hasil penelitian lain yang di lakukan dari University of Granada mengabarkan bahwa asam maslinat (masllnic acid), merupakan senyawa yang di ekstrak dari minyak zaitun pomace, juga mampu menghambat menyebarnya Human Immunodeficiency Virus (HIV). Tak hanya itu, asam maslinat juga mampu menghambat serin-protease, yakni enzim yang di pakai oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) untuk membiarkan diri dari sel yang terkena infeksi ke lingkungan ekstra selular sehingga membuat infeksi tersebar ke seluruh tubuh. Para peneliti tersebut juga menegaskan bahwa buah zaitun dan kandungannya bisa menghambat pengedaran AIDS didalam tubuh sebesar 80%. Bisa dikatakan bahwa buah zaitun ini bisa dijadikan salah satu tanaman obat untuk hiv aids.

Khasiat dan manfaat dari ketiga jenis tanaman obat untuk mengobati dan mengatasi penyakit hiv aids ini ternyata anda bisa anda dapatkan didalam obat herbal hiv Amazon Plus, yang mana produk obat penyakit hiv ini terbuat dari bahan baku yakni sari /ekstrak manggis, zaitun, delima merah, acai berry, blueberry dan juga tomat. Keseluruhan dari komposisi Amazon Plus ini sangat ampuh dan telah banyak dikonsumsi oleh para penderita hiv aids. 

Sampai disini dulu yah pembahasan kita seputar cara pengobatan penyakit HIV AIDS secara alami dengan tanaman tradisional mujarab. Semoga dengan informasi yang di berikan lewat artikel ini bisa membantu pengidap penyakit HIV AIDS untuk bisa segera sembuh, amin.

Silahkan Berbagi...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.