Inilah Tahap-tahap Berkembangnya Virus Hiv Menjadi Hiv Aids

Inilah Tahap-tahap Berkembangnya Virus Hiv Menjadi Hiv Aids – Penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus hiv ini  telah banyak diderita oleh penduduk dunia beberapa dekade belakangan ini serta telah menimbulkan kematian penderitanya akibat terlambatnya mendapatkan pengobatan dan perawatan. Ketika seorang penderita hiv atau ODHA (orang yang hidup dengan hiv aids) tidak menyadari jika dirinya telah terkena virus ini maka resiko yang harus dihadapinya cukup fatal  seperti komplikasi penyakit berat yakni tbc (tuberkulosis), gagal ginjal atau bahkan harus menghadapi kematian.

Tahap Penyakit Hiv AidsSeorang positif penderita hiv yang tidak pernah mendapatkan perawatan dan juga pengobatan akan berpotensi terserang penyakit berbahaya lainnya akibat kekebalan tubuh yang semakin hari semakin lemah.

Dapat kita ketahui jika penderita virus hiv ini akan melalui 3 tahapan yang sangat riskan yakni :

1.Tahap infeksi hiv akut atau terinfeksi hiv pertama kali

Pada tahap pertama ini  penderita sejak pertama kali terkena virus hiv ini biasanya akan mengalami gejala gangguan kesehatan seperti tubuh menggigil akibat demam, otot-otot terasa nyeri dan tegang, sakit kepala, sakit pada tenggorokan atau juga terjadinya pembengkakan pada kelenjar didalam tubuh. Pada kondisi ini virus hiv akan berkembang dan menyebar didalam tubuh sekaligus menyerang kekebalan tubuh sehingga kadar CD4 didalam tubuh semakin menurun secara cepat dan drastis. Dan juga penderita hiv telah dapat menularkan virusnya kepada orang lain dikarnakan kadar virus didalam darah telah cukup tinggi. Penderita penyakit hiv jika telah mengetahui  kondisi ini sebelumnya agar segera mendapatkan pengobatan atau terapi pengobatan, yang salah satunya dapat menggunakan obat herbal alami Hiv Aids yang didalamnya terdapat khasiat dan manfaat daun sirsak dalam melawan virus hiv secara maksimal.

2.Tahap kedua (Tahap hiv tanpa gejala)

Pada kondisi ini atau tahap kedua, virus hiv ini biasanya tidak menimbulkan gejala atau tanda yang dapat dirasakan oleh penderitanya. Seorang penderita hiv atau ODHA yang telah memasuki tahap kedua ini biasanya akan merasa kondisi kesehatan tubuhnya baik-baik saja meskipun tidak menjalani pengobatan atau terapi virus hiv. Hal ini dimungkinkan dikarnakan perkembangan dari virus hiv mulai melambat, namun virus hiv tetap berproduksi meskipun dalam tahap rendah. Meskipun tidak menimbulkan gejala akan tetapi hanya dalam hitungan beberapa tahun saja virus hiv ini membuat kadar CD 4 (kekebalan tubuh) penderita hiv semakin menurun dan viral load mulai naik.

3. Tahap ketiga dan terakhir yakni AIDS

Tahap aids ini merupakan tahap terakhir yang sekaligus juga penderita telah memasuki fase beresiko dan rentan terhadap bahaya gangguan penyakit berat lainnya, akibat sistem kebebalan tubuh yang telah melemah secara drastis. Hal ini disebabkan oleh kadar CD4 yang telah menurun dan menunjukan berada pada kadar dibawah 200 sel/mm3.  pada tahap ini penderita hiv dinyatakan telah berada pada tahap hiv aids yang mana  kadar CD4 manusia normal atau sehat berkisar diantara diatas 500/mm3 hingga 1.600 /mm3.

Seorang  penderita hiv aids ini jika tidak mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat kemungkinan untuk bertahan hidup dengan virus ini hanya dapat bertahan hingga 3 tahun lamanya dan  jika penderita hiv aids  memiliki penyakit komplikasi berat lainnya maka resiko bahaya akan ancaman terhadap jiwa akan lebih tinggi.

Akan tetapi jika penderita hiv aids ini telah mendapatkan pengobatan seperti ARV atau pengobatan alternatif alami sejenis, sekaligus tetap menjaga kadar viral loadnya tetap pada kadar yang cukup rendah maka penderita hiv aids memiliki peluang lebih besar untuk hidup normal sebagaimana manusia sehat sebelumnya.

Kondisi parah atau tidaknya suatu gangguan kesehatan yang dihasilkan oleh virus hiv aids ini sangat bervariasi dan berbeda-beda tergantung dengan daya tahan tubuh, faktor genetik atau faktor lainnya seperti pola makan dan gaya hidup yang dijalani dalam kehidupan sehari-harinya. Penyakit hiv aids sebenarnya masih bisa dicegah dan dihindari jika anda melakukan cara mencegah terhadap bahaya infeksi hiv aids.

Bagi anda yang merasa telah melakukan hal – hal yang dapat menimbulkan resiko terinfeksi virus hiv ini janganlah menunda-nunda untuk segera memeriksakan diri anda kepada pihak medis agar segera diketahui kondisi kesehatan anda sebenarnya. Dengan memeriksakan dan mengetahui sejak dini akan membantu anda dalam menghadapi penyakit hiv ini dengan tepat sebelum rasa penyesalan itu datang.

Silahkan Berbagi...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.