Sakit Diabetes 25 Tahun Lamanya Kini Sembuh

Testimoni mengenai kesembuhan juga didapatkan oleh Opa Asan yang berusia 76 tahun asal Manado (Sulawesi Selatan)  yang telah mengidap penyakit Diabetes Melitus hampir semasa hidupnya tepatnya 25 tahun lamanya. Inilah ceritanya sesaat beliau yang ditemani oleh isterinya yang bernama Oma Liena yang berusia 72 tahun :

Selama 25 tahun  ini saya bisa dibilang tergantung pada obat-obatan untuk mengobati penyakit diabetes melitus yang saya alami. Apabila saya lupa tak mengkonsumsi satu hari saja, maka kadar gula saya jadi tinggi. Posisi saya bak buah simalakama  apabila tak minum obat kadar gula saya naik dan jika minum obat-obatan kimia terus menerus hal ini dapat membahayakan ginjal saya, terkadang seringkali saya rasakan sakit pada bagian ginjal saya.

Ketika pada saat saya sedang berkebun saya mengalami insiden, mata sebelah kanan saya terluka akibat terkena daun jagung. Seketika itu juga saya rasakan rasa sakit yang tak terkira mulai dari mata sampai ke kepala. Akibat dari itu saya langsung berobat ke dokter bagian mata, namun setelah beberapa kali berganti-ganti dokter mata saya masih tak kunjung sembuh. Yang terjadi malah  penderitaan saya bertambah setelah sakit diabetes yang saya derita sebelumnya.

Baca juga : Diabetes Teratasi Dengan K-Muricata dan Amazon Berries

Akibat sakit yang tak kunjung sembuh, saya akhirnya dibawa berobat ke jakarta dan setelah dilakukan pemeriksaan. Dokter menyatakan bahwa luka  saya agak sukar untuk disembuhkan dikarenakan ada penyakit diabetes melitus yang saya derita. Setelah dijakarta menyatakan sulit untuk sembuh, anak saya pun membawa saya ke malaysia untuk berobat. DiMalaysia saya diberi pengobatan dengan cara diberi obat dalam bentuk tetes mata untuk mengurangi rasa sakit, dan disana dinyatakan penyebab mata saya tak dapat melihat karena terdapat bakteri didalam mata yang sudah merusak kornea. Dokter di malaysia menyarankan agar segera dilakukan pencangkokan pada mata. Sepulangnya saya dari negara Malaysia, kondisi kesehatan saya menurun drastis sampai-sampai kadar gula darah saya naik mencapai 500 dikarenan kelelahan fisik dan pikiran.

Hingga pada akhirnya anak kedua saya memberikan saya Obat herbal diabetes K-Muricata serta Amazon Berries yang dibeli dari seorang temannya. Dan saya pun mulai mencoba meminumnya 2 kali sehari dan kali ini tidak minum obat dari dokter sama sekali. dan alhasil hanya dalam tiga hari kadar gula dalam darah saya menurun menjadi normal kembali. Dan selanjutnya  saya meminum kedua obat herbal tersebut masing-masing satu sachet perhari, dan kali ini hasilnya baik untuk ginjal saya, yang tadinya ginjal saya sering sakit kini sudah tak terasa lagi. Dan yang luar biasanya lagi sakit mata saya yang masih sakit dan buta kini secara perlahan sudah dapat melihat, meskipun pandangannya masih kurang jelas. Sekarang Tak hanya saya yang meminum kedua obat herbal tersebut, namun kini istri pun sudah mulai saya anjurkan meminumnya untuk menjaga kesehatan kami berdua yang sudah memasuki fase lanjut usia ini. Terima kasih buat semua anakku yang telah perhatian dan memberikan kami Amazon Berries dan K-Muricata.

Silahkan Berbagi...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.